Keajaiban Pikiran
Kita hidup di alam, dimana ada hukum-hukum yang berlaku di sana. Misalnya, dalam dunia fisika kita mengenal hukum gravitasi. Kehidupan kita akan mudah jika kita selaras dengan hukum gravitasi, jika tidak, hidup kita akan menemui banyak kesulitan. Cobalah untuk melawan gravitasi, maka kita akan memerlukan energi yang ekstra. Sebaliknya jika kita mengikuti hukum gravitasi, banyak keuntungan yang akan kita dapat.
Hukum lain yang terjadi di alam ialah hukum sebab akibat. Allah memang sumber segala akibat, namun di alam ini, Allah juga menciptakan sebab-sebab tertentu yang akan menghasilkan akibat-akibat tertentu. Salah seorang ulama dunia mengatakan bahwa takdir Allah bukan hanya pada akibat, tetapi juga pada sebab, maksudnya untuk menyebabkan akibat tertentu, Allah menciptakan sebab-sebanya terlebih dahulu. Jadi sebab akibat adalah salah satu sunatullah yang ada dalam kehidupan kita.
Allah menciptakan pikiran kita sebagai sebab dari semua pencapaian manusia. Semua pencapaian manusia diawali dengan pikiran terlebih dahulu. Pencapaian manusia adalah salah satu dari penjabaran hukum sebab akibat, sebabnya adalah pikiran dan akibatnya adalah pencapaian. Coba apa yang dicapai manusia tanpa dipikirkan dulu oleh manusia? Tentu, akan ada banyak sebab- sebab yang menyusun suatu pencapaian, tetapi jika ditelusuri lagi semua sebab tersebut bermula dari pikiran.



